Gotu Kola

Nama Latin: Centella asiatica

Nama umum: Pennywort Asia, Pennywort India

Bagian Vital: Bagian Atas

Penggunaan Obat: Secara eksternal, Gotu Kola digunakan untuk mengurangi bintik-bintik penuaan, merangsang produksi kolagen, dan menyembuhkan bekas luka, luka, luka bakar, luka baring, dan bisul. Hal ini juga dapat mendorong penyembuhan cangkok kulit. Secara internal, Gotu Kola adalah tonik otak yang bagus, membantu memulihkan dan meningkatkan daya ingat dan konsentrasi, serta menenangkan pikiran. Sebagai pendukung sistem saraf, Gotu Kola membantu mengatasi gangguan saraf, neuralgia, dan depresi. Gotu Kola juga telah digunakan untuk mengobati varises, penyakit kuning, dan degenerasi makula serta kelemahan visual lainnya. Dapat membantu mengatasi kelelahan dan berbagai macam penyakit, termasuk malaria, tuberkulosis, sifilis, kusta, lepra, lupus, penyakit menular seksual (PMS), dan ensefalitis.

Pertimbangan Keamanan: Secara umum dianggap aman, meskipun dosis besar dapat menyebabkan pusing, sakit kepala, gatal, pingsan, dan vertigo. Juga dapat merangsang tiroid, jadi hindari pada kasus hipertiroidisme.

Dapat Digunakan Sebagai:
Infus minyak, teh, tincture

Sumber:
The Big Book of Herbal Medicine 300 Natural Remedies for Health and Wellness by Tina Sams

Manfaat Ginkgo Biloba

Nama Latin: Ginkgo biloba

Nama umum: Ginkgo biloba

Bagian Vital: Sebagian besar daun

Penggunaan Obat: Ginkgo sangat ideal untuk mengatasi masalah sirkulasi, kehilangan memori, gejala penyakit Alzheimer, glaukoma, vertigo, tinitus, gangguan pendengaran, dan disfungsi seksual. Dipercaya dapat meningkatkan aliran darah ke seluruh otak, termasuk kapiler kecil, sehingga otak lebih sehat dan beroksigen.

Pertimbangan Keamanan: Meskipun secara umum dikenal aman, ginkgo dapat menyebabkan pendarahan bila dikonsumsi bersamaan dengan obat pengencer darah dan obat untuk tekanan darah tinggi dan diabetes. Tanyakan kepada dokter Anda sebelum mengonsumsi ginkgo. Orang hamil tidak boleh mengonsumsi ginkgo dalam bentuk apa pun.

Dapat Digunakan Sebagai:
Kapsul, pil, ekstrak standar, tingtur

Sumber:
The Big Book of Herbal Medicine 300 Natural Remedies for Health and Wellness by Tina Sams

Manfaat Eleuthero atau Ginseng Siberia

Nama Latin: Eleutherococcus senticosus

Nama umum: Eleuthero, ginseng Siberia

Bagian Vital: Sebagian besar akar; lebih jarang, daun

Penggunaan Obat: Eleuthero sangat ideal untuk mengatasi kecemasan, fungsi otak yang lamban, pilek, kelelahan, flu, herpes, dan stres. Untuk kelelahan dan rasa takut akan kesibukan sehari-hari. Eleuthero dapat membantu untuk menangani tugas-tugas besar atau sangat membosankan, memberikan stamina dan kemampuan untuk tetap fokus. Tetap dianjurkan untuk berdikusi di bawah arahan profesional.

Pertimbangan Keamanan: Meskipun efek sampingnya jarang terjadi, eleuthero harus dihindari dalam dosis tinggi oleh individu dengan tekanan darah sangat tinggi, insomnia, lekas marah, melankolis, dan cemas.

Dapat Digunakan Sebagai:
Kapsul, bubuk, tablet, teh, tingtur

Sumber:
The Big Book of Herbal Medicine 300 Natural Remedies for Health and Wellness by Tina Sams

Manfaat Cengkeh

Nama Latin: Syzygium aromaticum

Nama umum: Bunga cengkeh, daun cengkeh, minyak cengkeh, ding xiang, eugenia aromatica, minyak cengkeh

Bagian penting: Kuncup bunga, daun, dan batang kering

Penggunaan Obat: Cengkeh meningkatkan kekebalan tubuh dan mengobati gejala pilek, termasuk sakit kepala, sakit tenggorokan, kelelahan, sakit telinga, batuk, dan hidung tersumbat. Kualitas antiseptik dan antimikroba cengkeh yang terkenal membuatnya bagus untuk digunakan pada luka, luka, luka bakar, gigitan, dan sengatan. Teh cengkeh dapat meningkatkan libido, meningkatkan fungsi otak, memerangi stres, meringankan depresi, melawan kecemasan, mengurangi kehilangan memori, dan mengobati insomnia. Cengkeh juga bermanfaat bagi kulit, mengobati jerawat, meminimalkan keriput, mengencangkan kulit yang kendur, dan melawan kekeringan.

Pertimbangan Keamanan: Cengkeh dianggap aman jika dikonsumsi dalam jumlah yang biasanya ditemukan dalam makanan. Namun, belum ada penelitian yang dilakukan mengenai penggunaan cengkeh sebagai obat dalam jangka panjang, sehingga anak-anak, wanita hamil, dan wanita yang sedang menyusui harus menghindari dosis obat. Bahan aktif dalam cengkeh, eugenol, memperlambat pembekuan darah, jadi hindari konsumsi cengkeh pasca operasi atau jika Anda sedang mengonsumsi pengencer darah.

Dapat Digunakan Sebagai:
Krim, bahan kuliner, minyak esensial, salep, tapal obat, sabun, teh

Sumber:
The Big Book of Herbal Medicine 300 Natural Remedies for Health and Wellness by Tina Sams